Dandim 0424/Tanggamus Sambut Kunjungan Kerja Danrem 043/Gatam Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Garuda

Pringsewu — Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., menyambut kunjungan kerja Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, S.H., dalam rangka peninjauan rencana pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Pekon Jogjakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (16/01/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di wilayah Kodim 0424/Tanggamus sebagai bentuk pengawasan dan dukungan pimpinan Korem terhadap program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh satuan teritorial bersama pemerintah daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., Kasiter Korem 043/Gatam Letkol Inf M. Sofrianes Salam, S.Ag., M.Han., Kasdim 0424/Tanggamus Mayor Inf P. Rahmat, S.Sos., Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Suherman, S.E., Pabung Kodim 0424/Tanggamus Kapten Inf Agus Supriyadi, Kepala Pekon Jogjakarta Sudaryanto, para Danramil jajaran Kodim 0424/Tanggamus, anggota Kodim 0424/Tanggamus, serta masyarakat Pekon Jogjakarta dan mahasiswa KKN UAP Pringsewu kurang lebih 50 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., meninjau langsung lokasi jembatan gantung yang akan dibangun oleh Kodim 0424/Tanggamus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi serta perencanaan pembangunan agar dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan warga sekitar. Dengan adanya jembatan tersebut, jarak tempuh masyarakat akan menjadi lebih singkat sehingga mobilitas dan akses antarwilayah menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.

Kodim 0424/Tanggamus berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan wilayah melalui karya nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *