
KOTAAGUNG – Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., mendampingi Asisten Logistik Kasdam XXI/RI Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, S.E., M.M., melaksanakan peninjauan dan pengecekan lokasi rencana pembangunan Markas Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 945/PPC di Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan PT Karya Property Indonesia (KPI) selaku mitra Kementerian Pertahanan RI sebagai pengembang pembangunan Mako Yonif TP 945/PPC, perwakilan Mitra Tani Kodam XXI/RI, Pasilog Kodim 0424/Tanggamus Kapten Cku Saleh Umar, Kabag Hukum Setda Kabupaten Tanggamus Arif Rahman, S.H., perwakilan Dinas PMD, BPN Kabupaten Tanggamus, Pengadilan Negeri Kota Agung, serta tokoh dan perwakilan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, tim pengembang melakukan pengukuran dan pendokumentasian lahan guna mengetahui tata letak area yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan markas serta kawasan pertanian pendukung. Sementara itu, tim Mitra Tani Kodam XXI/RI melakukan peninjauan terhadap lahan pertanian yang saat ini dikelola masyarakat guna mempelajari sistem pertanian yang diterapkan di wilayah tersebut.
Dari hasil peninjauan, tim pengembang melakukan pengambilan foto dan video sebagai bahan laporan kepada Kabid Renkon PT KPI yang selanjutnya akan disampaikan kepada Pangdam XXI/RI. Selain itu, dilakukan pengukuran rencana pengerasan jalan utama dengan lebar total delapan meter yang nantinya akan menjadi akses utama menuju lokasi Yonif TP 945/PPC.
Di sektor pertanian, Mitra Tani Kodam XXI/RI berencana menjalin kerja sama dengan Yonif TP 945/PPC melalui penyediaan alat pengolahan lahan, bibit unggul, serta pupuk pertanian. Program tersebut diharapkan menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
QBerdasarkan keterangan dari pihak pengembang, proses pembangunan Markas Yonif TP 945/PPC diperkirakan dapat dimulai dalam waktu sekitar dua minggu ke depan, sembari menunggu proses penerbitan sertifikat lahan dari BPN Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan pentingnya pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat sekitar sebelum dimulainya pembangunan. Langkah ini diperlukan mengingat sebagian lahan yang akan digunakan masih dimanfaatkan oleh warga untuk kegiatan pertanian.
Pembangunan Yonif TP 945/PPC diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pembinaan teritorial dan pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi.